Sauyunan Sehat: Kelompok KKN Sauyunan 38 Edukasi Ibu-Ibu PKK Bumiwangi soal DAGUSIBU, GERMAS, dan PHBS

Foto
SAUYUNAN 38 (38)
24 July 2026  •  Dilihat 239 kali

Bumiwangi, Ciparay — Kelompok KKN Tematik Berdampak Sauyunan 38 Universitas Al-Ghifari melaksanakan program kerja pertamanya, Sauyunan Sehat, pada Minggu, 19 Juli 2026, di Balai Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang dihadiri 14 peserta dari kalangan ibu-ibu PKK dan perwakilan warga ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya mengenai DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar), GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serta penggunaan antibiotik yang tepat.

Edukasi Kesehatan Disampaikan oleh Mahasiswa Farmasi

Materi penyuluhan disampaikan oleh empat mahasiswa Program Studi Farmasi, yaitu Bella Antari Asmarandiwi, Devi Rahmawati, Erland Ramadhan, dan Muhammad Satrio, yang secara bergantian menjelaskan setiap topik kepada peserta. Penyampaian materi dikemas secara sederhana dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Jalannya kegiatan dipandu oleh Devi Rahmawati sebagai pembawa acara. Sementara itu, anggota kelompok lainnya turut mendukung kelancaran kegiatan sesuai dengan tugas masing-masing, yaitu Indriyani Safitri mengoordinasikan daftar hadir peserta, Gilang Redzav Bagaswara menangani kebutuhan logistik, serta Azhar Salsabila dan Abdul Gaffar J. Yasir mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan. Konsumsi bagi peserta juga disiapkan selama kegiatan berlangsung.

Peserta Antusias Mengikuti Penyuluhan dan Kuis Interaktif

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari para peserta. Berbagai pertanyaan diajukan, terutama mengenai konsep DAGUSIBU yang masih menjadi informasi baru bagi sebagian besar ibu-ibu PKK. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memahami pengelolaan obat yang benar serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk evaluasi sekaligus penyegar suasana, kegiatan ditutup dengan sesi kuis berhadiah. Peserta diminta menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan, dan dua peserta yang berhasil memberikan jawaban dengan tepat memperoleh hadiah. Sesi ini berlangsung meriah sekaligus menjadi indikator bahwa materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh peserta.

Mahasiswa KKN Berkontribusi Meningkatkan Literasi Kesehatan Masyarakat

Ketua Kelompok Sauyunan 38, Muhammad Satrio, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kemampuan peserta dalam menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan menjadi salah satu indikator keberhasilan program Sauyunan Sehat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya memperoleh pengalaman dalam menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga belajar membangun komunikasi yang efektif dengan warga serta bekerja sama dalam menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kelompok Sauyunan 38 berharap ilmu yang telah dibagikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh ibu-ibu PKK dan warga Desa Bumiwangi, sehingga mereka dapat menjadi agen penyebar informasi kesehatan bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.

Dokumentasi Foto