Sebagai bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat, KKN Kelompok 32 Dharma Pancakarsa menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi pada Minggu, 2 Agustus 2026, bertempat di Kantor RW 13 Kampung Cibeunying, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan yang mengusung tema "Langkah Kecil Mewujudkan Cibodas Menuju Desa Tangguh Bencana" ini diikuti oleh warga RW 10 dan RW 13 sebagai sasaran utama edukasi kebencanaan. Program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan masyarakat mengingat Desa Cibodas berada di kawasan yang memiliki potensi terdampak aktivitas Sesar Lembang, sehingga pemahaman mengenai mitigasi bencana menjadi hal yang sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan persiapan panitia sejak pukul 14.00 WIB untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik. Acara resmi dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta sambutan dari perwakilan Kepala Desa Cibodas dan Ketua KKN Kelompok 32 Dharma Pancakarsa. Sebelum memasuki sesi utama, panitia menghadirkan ice breaking yang bertujuan membangun suasana yang lebih hangat, meningkatkan antusiasme peserta, sekaligus memberikan pengantar mengenai pentingnya mitigasi bencana dalam kehidupan sehari-hari. Setelah pembacaan riwayat singkat narasumber, peserta dipersiapkan untuk mengikuti sesi pematerian secara penuh.
Memasuki sesi inti, Bapak Handri Sugandi selaku narasumber menyampaikan materi mengenai mitigasi bencana gempa bumi secara komprehensif dan mudah dipahami. Materi diawali dengan pengenalan kondisi geografis Desa Cibodas yang berada di sekitar jalur aktif Sesar Lembang, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai karakteristik gempa bumi, potensi bahaya sekunder seperti tanah longsor, langkah-langkah kesiapsiagaan di tingkat rumah tangga, tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi, hingga pentingnya membangun budaya sadar bencana dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan media presentasi sehingga peserta dapat memahami informasi secara lebih jelas dan aplikatif.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga menyimak setiap materi dengan penuh perhatian dan menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap upaya pengurangan risiko bencana di lingkungan tempat tinggal mereka. Setelah pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung sangat aktif. Warga RW 10 dan RW 13 mengajukan berbagai pertanyaan mengenai langkah penyelamatan diri ketika terjadi gempa, kesiapan keluarga dalam menghadapi situasi darurat, titik evakuasi yang aman, hingga upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk membangun lingkungan yang lebih tangguh terhadap bencana. Interaksi yang terjalin antara narasumber dan peserta menciptakan suasana diskusi yang komunikatif, edukatif, dan penuh semangat.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus simbol kebersamaan antara masyarakat, narasumber, pemerintah desa, dan mahasiswa KKN Kelompok 32 Dharma Pancakarsa. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Cibodas, khususnya warga RW 10 dan RW 13, memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai mitigasi bencana gempa bumi serta mampu menerapkan langkah-langkah kesiapsiagaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, diharapkan cita-cita mewujudkan Desa Cibodas sebagai Desa Tangguh Bencana dapat tercapai melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat secara berkelanjutan.