Melestarikan Permainan Tradisional melalui Ayang-Ayang Gung

Foto
klmpk-5 (5)
8 August 2026  •  Dilihat 13 kali

Kelompok KKN 05 Arthasena Satyabhakti turut mengajak anak-anak untuk mengenal dan memainkan permainan tradisional Ayang-Ayang Gung sebagai salah satu upaya melestarikan budaya permainan anak yang mulai jarang dimainkan di tengah perkembangan permainan modern dan penggunaan gawai.

Ayang-Ayang Gung merupakan permainan tradisional yang dimainkan secara berkelompok dan mengutamakan interaksi serta kebersamaan antarpemain. Melalui permainan ini, anak-anak tidak hanya diajak untuk bersenang-senang, tetapi juga belajar bekerja sama, mengikuti aturan permainan, berkomunikasi, dan membangun hubungan sosial dengan teman-temannya.

Kegiatan bermain bersama berlangsung dengan penuh antusias. Anak-anak terlihat menikmati permainan yang mungkin bagi sebagian dari mereka merupakan pengalaman baru. Permainan sederhana tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk merasakan kembali keseruan bermain bersama tanpa bergantung pada perangkat elektronik.

Pelestarian permainan tradisional menjadi penting karena permainan anak bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari budaya yang memiliki nilai sosial dan pendidikan. Permainan tradisional mengajarkan anak mengenai kebersamaan, sportivitas, kreativitas, serta pentingnya berinteraksi secara langsung dengan lingkungan dan teman sebaya.

Melalui kegiatan Ayang-Ayang Gung ini, KKN 05 berharap permainan tradisional dapat kembali dikenal dan dimainkan oleh anak-anak. Dengan mengenalkan permainan tersebut sejak dini, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penikmat budaya, tetapi juga ikut menjaga dan meneruskan warisan permainan tradisional kepada generasi berikutnya.

 

Penulis : Halimatuh Sadiah

Dokumentasi Foto