Mahasiswa KKN XV Sagara Pradipa Universitas Al-Ghifari Lakukan Observasi dan Koordinasi Program Edukasi di SDN Neglasari

Foto
KKN XV SAGARA PRADIPA (15)
27 July 2026  •  Dilihat 44 kali

Desa Cilame, Kabupaten Bandung – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan program kerja di bidang pendidikan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok XV Sagara Pradipa Universitas Al-Ghifari melaksanakan kegiatan observasi sekaligus silaturahmi dan permohonan izin mengajar ke SDN Neglasari, Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB, yang merupakan hari kedelapan pelaksanaan KKN di Desa Cilame.

Kegiatan observasi ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan program edukasi yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Tim yang hadir dalam kunjungan tersebut terdiri atas Dhani, Maryam, Wanda, Nabila, Amar, dan Rafa.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa bertemu dengan Kepala SDN Neglasari, Bapak Sopandi, S.Pd., M.Pd. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan. Dalam diskusi yang dilakukan, Bapak Sopandi menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN serta memberikan berbagai masukan mengenai kondisi peserta didik dan kebutuhan pendidikan di lingkungan sekolah.

Beliau menjelaskan bahwa program edukasi akan lebih efektif apabila difokuskan kepada siswa kelas V dan kelas VI, mengingat pada jenjang tersebut peserta didik mulai memasuki masa remaja awal dan sedang mempersiapkan diri menuju pendidikan berikutnya. Oleh karena itu, mahasiswa KKN diarahkan untuk memberikan materi yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga menyentuh aspek pembentukan karakter, kesehatan, serta kesiapan menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Salah satu materi yang direkomendasikan adalah edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurut Bapak Sopandi, penting bagi peserta didik untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sejak usia sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat. Edukasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan positif, seperti menjaga kebersihan tangan, lingkungan sekolah, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, mahasiswa juga diminta untuk memberikan motivasi mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bapak Sopandi menyampaikan bahwa masih terdapat sebagian anak di lingkungan Desa Cilame yang setelah lulus sekolah dasar memilih untuk bekerja atau bahkan menikah pada usia yang relatif muda dibandingkan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena pendidikan merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka peluang masa depan yang lebih baik.

Tidak hanya itu, pihak sekolah juga menyoroti pentingnya memberikan edukasi mengenai pergaulan remaja di era digital. Pesatnya perkembangan media sosial dan penggunaan gawai di kalangan anak-anak memerlukan pendampingan agar peserta didik mampu menggunakan teknologi secara bijak. Mahasiswa KKN diharapkan dapat mengajak siswa memahami dampak positif maupun negatif media sosial, pentingnya menjaga etika dalam berinteraksi di dunia digital, serta membangun kebiasaan menggunakan gawai secara seimbang agar tidak mengganggu proses belajar, perkembangan sosial, maupun kesehatan mental.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga memperoleh informasi bahwa Bapak Sopandi, S.Pd., M.Pd. saat ini mengemban amanah sebagai kepala sekolah di dua satuan pendidikan. SDN Cilame merupakan sekolah induk yang beliau pimpin, sementara SDN Neglasari menjadi sekolah yang berada dalam pendampingan kepemimpinannya. Hal tersebut menunjukkan dedikasi beliau dalam memastikan proses pendidikan di kedua sekolah tetap berjalan dengan baik.

Selama berada di lingkungan sekolah, mahasiswa KKN merasakan sambutan yang hangat dari para guru maupun peserta didik. Anak-anak tampak antusias dan menyambut kedatangan mahasiswa dengan penuh semangat. Sikap ramah, sopan, dan rasa ingin tahu yang tinggi dari para siswa memberikan kesan positif serta menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk menghadirkan kegiatan pembelajaran yang menarik dan bermanfaat ketika program mengajar nantinya dilaksanakan.

Kegiatan observasi dan koordinasi ini menjadi langkah awal yang penting sebelum pelaksanaan program edukasi di SDN Neglasari. Melalui komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai kebutuhan peserta didik sehingga materi yang akan disampaikan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan memberikan manfaat yang lebih optimal.

Mahasiswa KKN XV Sagara Pradipa berharap program edukasi yang akan dilaksanakan nantinya mampu meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menggunakan media sosial secara bijak, serta menumbuhkan semangat untuk terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. Dengan kolaborasi antara sekolah dan mahasiswa KKN, diharapkan dapat tercipta lingkungan belajar yang tidak hanya mendukung prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Penulis dan Editor: Ahmad Dhani Kurniawan dan Maryam Jamilah

Dokumentasi Foto