Mahasiswa KKN XV Sagara Pradipa Universitas Al-Ghifari Berbagi Keceriaan Bersama Anak-Anak PAUD Al-Muhajirin Desa Cilame

Foto
KKN XV SAGARA PRADIPA (15)
27 July 2026  •  Dilihat 56 kali

Desa Cilame, Kabupaten Bandung – Sebagai bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat melalui bidang pendidikan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok XV Sagara Pradipa Universitas Al-Ghifari melaksanakan kegiatan pendampingan belajar di PAUD Al-Muhajirin, Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini menjadi salah satu program pada pilar pendidikan yang bertujuan mendukung perkembangan anak usia dini melalui pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan bernilai islami.

PAUD Al-Muhajirin memiliki 19 peserta didik yang terbagi ke dalam dua kelompok belajar, yaitu Kelas A yang berjumlah 11 anak dengan rentang usia sekitar 4–5 tahun, serta Kelas B yang terdiri dari 8 anak dengan rentang usia 5–6 tahun. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN berkesempatan mendampingi proses belajar mengajar bersama Ibu Titin, selaku guru sekaligus pendiri dan perintis PAUD Al-Muhajirin. Dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, beliau membimbing mahasiswa dalam mengenal karakter setiap anak serta memberikan arahan mengenai metode pembelajaran yang sesuai bagi anak usia dini.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membagi tugas agar kegiatan belajar berlangsung lebih efektif. Dhani dan Syahwa bertugas mendampingi pembelajaran di Kelas A, sedangkan Maryam dan Esa mengajar di Kelas B. Suasana belajar dibuat menyenangkan melalui berbagai aktivitas yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Selain itu, Nabila bertugas memandu sesi ice breaking agar anak-anak tetap bersemangat selama mengikuti pembelajaran. Dokumentasi kegiatan dilakukan oleh Wanda dan Eva, sementara Rafli, Rafa, dan Amar bertanggung jawab pada bidang logistik serta hubungan masyarakat (humas) guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.

Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan motorik, kreativitas, dan nilai-nilai keislaman. Anak-anak diajak bernyanyi sambil melakukan berbagai gerakan sederhana untuk melatih koordinasi tubuh, keseimbangan, serta kemampuan motorik kasar. Metode belajar melalui lagu dan gerakan terbukti mampu menarik perhatian anak sehingga mereka lebih aktif dan antusias mengikuti setiap kegiatan.

Selain melatih motorik, mahasiswa juga mendampingi anak-anak dalam pembelajaran Iqra sebagai upaya menanamkan dasar-dasar pendidikan agama Islam sejak usia dini. Anak-anak diajak mengenal huruf hijaiyah, membaca Iqra sesuai kemampuan masing-masing, serta dibimbing dengan pendekatan yang sabar dan menyenangkan. Di sisi lain, kegiatan menggambar dan mewarnai juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk melatih kreativitas, imajinasi, konsentrasi, serta kemampuan motorik halus anak.

Selama proses pembelajaran, terlihat antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta didik. Anak-anak mengikuti setiap aktivitas dengan penuh semangat, mulai dari bernyanyi, bergerak bersama, membaca Iqra, hingga menuangkan kreativitas melalui gambar dan warna. Suasana kelas dipenuhi dengan canda, tawa, dan interaksi hangat antara mahasiswa, guru, serta peserta didik, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan.

Bagi Mahasiswa KKN XV Sagara Pradipa, kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Sebagian besar mahasiswa tidak berasal dari latar belakang pendidikan keguruan, sehingga mengajar anak usia dini merupakan pengalaman baru yang memberikan banyak pembelajaran. Mahasiswa belajar bagaimana berkomunikasi dengan anak-anak, membangun kesabaran, menciptakan metode pembelajaran yang kreatif, serta memahami bahwa setiap anak memiliki karakter dan cara belajar yang berbeda.

Pendampingan yang diberikan oleh Ibu Titin juga memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter, akhlak, serta kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Melalui pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya berbagi ilmu kepada anak-anak, tetapi juga memperoleh pelajaran berharga mengenai arti pengabdian, kepedulian, dan tanggung jawab dalam dunia pendidikan.

Kegiatan di PAUD Al-Muhajirin diharapkan mampu memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik serta mendukung proses belajar yang telah dilaksanakan oleh para guru. Kehadiran mahasiswa KKN menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan, edukatif, dan inspiratif bagi anak-anak.

Ke depan, diharapkan PAUD Al-Muhajirin terus berkembang menjadi lembaga pendidikan anak usia dini yang mampu mencetak generasi yang cerdas, kreatif, berakhlak mulia, serta memiliki dasar keislaman yang kuat. Semoga semangat belajar yang ditunjukkan oleh anak-anak dapat terus tumbuh, dan sinergi antara guru, orang tua, masyarakat, serta mahasiswa KKN dapat terus terjalin demi mendukung terwujudnya generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Penulis dan Editor: Ahmad Dhani Kurniawan dan Maryam Jamilah

Dokumentasi Foto