Mahasiswa KKN Kelompok 18 Dampingi Karang Taruna Desa Melatiwangi dalam Penyusunan Proposal Kegiatan

Foto
Harmoni-18 (18)
30 July 2026  •  Dilihat 21 kali

Desa Melatiwangi – Sebagai bentuk penguatan kapasitas organisasi kepemudaan di tingkat desa, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Ghifari memberikan pendampingan kepada Karang Taruna Desa Melatiwangi dalam proses pembuatan dan penyusunan proposal kegiatan. Pendampingan ini merupakan salah satu upaya mahasiswa KKN untuk meningkatkan kemampuan administrasi organisasi sekaligus mendorong kemandirian pemuda dalam merencanakan dan melaksanakan berbagai program pembangunan di lingkungan desa.

Proposal kegiatan merupakan salah satu dokumen penting yang menjadi dasar dalam perencanaan program, pengajuan kerja sama, maupun pencarian dukungan dari berbagai pihak. Namun demikian, masih terdapat organisasi kepemudaan yang memerlukan pendampingan dalam menyusun proposal yang sistematis, sesuai dengan kaidah administrasi, serta mampu menggambarkan tujuan dan manfaat kegiatan secara jelas. Melihat kebutuhan tersebut, Tim KKN berinisiatif memberikan pendampingan kepada Karang Taruna agar memiliki kemampuan menyusun proposal secara mandiri.

Pendampingan dilakukan melalui diskusi bersama pengurus Karang Taruna untuk mengidentifikasi kebutuhan kegiatan yang akan dilaksanakan, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan sistematika proposal mulai dari latar belakang, tujuan, sasaran kegiatan, bentuk dan jadwal pelaksanaan, susunan kepanitiaan, rencana anggaran biaya (RAB), hingga konsep kerja sama dan sponsorship. Mahasiswa KKN juga memberikan masukan mengenai teknik penulisan proposal yang baik agar mudah dipahami oleh calon mitra maupun pihak yang akan memberikan dukungan.

Selain membantu dalam aspek teknis penulisan, mahasiswa KKN turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan program yang matang, penyusunan anggaran secara transparan, serta penyusunan dokumen administrasi yang akuntabel. Melalui pendampingan ini, diharapkan Karang Taruna mampu mengembangkan tata kelola organisasi yang lebih profesional sehingga setiap program yang dirancang dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan pendampingan berlangsung dalam suasana yang komunikatif dan kolaboratif. Pengurus Karang Taruna aktif menyampaikan gagasan serta berdiskusi mengenai konsep kegiatan yang akan dilaksanakan, sementara mahasiswa KKN memberikan arahan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan mengenai penyusunan proposal kegiatan. Kolaborasi tersebut menghasilkan dokumen proposal yang lebih terstruktur, sistematis, dan siap digunakan sebagai dasar pengajuan kerja sama kepada berbagai pihak.

Program pendampingan ini juga menjadi implementasi peran mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) yang tidak hanya hadir untuk melaksanakan program kerja, tetapi juga berbagi pengetahuan dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas administrasi organisasi, Karang Taruna diharapkan semakin percaya diri dalam merancang berbagai kegiatan kepemudaan maupun pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.

Kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan pemuda desa dalam membangun organisasi yang lebih mandiri, inovatif, dan profesional. Sinergi tersebut diharapkan dapat melahirkan berbagai program yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta mendukung pembangunan Desa Melatiwangi secara berkelanjutan.

Melalui pendampingan penyusunan proposal kegiatan ini, Tim KKN Universitas Al-Ghifari berharap ilmu yang telah dibagikan dapat menjadi bekal bagi Karang Taruna dalam menyusun berbagai program secara mandiri di masa depan. Dengan administrasi organisasi yang baik dan perencanaan yang matang, Karang Taruna diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan kepemudaan serta berkontribusi aktif dalam pembangunan Desa Melatiwangi.

Dokumentasi Foto