DESA BAROS, 17 JULI 2026 – Mengakhiri pekan pertama masa pengabdian dengan aksi nyata di lapangan, mahasiswa Kelompok 30 KKN Tematik Berdampak Universitas Al-Ghifari kembali melakukan penelusuran potensi ekonomi lokal. Pada Jumat, 17 Juli 2026, tim berkesempatan mengunjungi unit usaha komoditas unggulan masyarakat, yaitu UMKM Kopi yang berlokasi di RW 8 Kampung Pakusorok, Desa Baros.
Menelusuri Aroma dan Proses Pengolahan Kopi Lokal
Kunjungan ini menjadi bagian penting dari agenda pendataan permasalahan dan pemetaan potensi desa. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa Universitas Al-Ghifari disambut hangat oleh pengelola UMKM kopi setempat dan diajak melihat langsung alur produksi kopi khas Kampung Pakusorok dari hulu ke hilir.
Beberapa poin observasi dan interaksi yang dilakukan tim KKN meliputi:
-
Mengenal Proses Pengolahan: Melihat langsung tahapan pascapanen, mulai dari pemilahan biji kopi (sorting), proses sangrai (roasting), hingga penggilingan dan pengemasan.
-
Uji Cita Rasa (Cupping): Berdiskusi mengenai keunikan aroma dan profil rasa kopi lokal Desa Baros yang memiliki daya saing tinggi.
-
Identifikasi Kendala Usaha: Membedah tantangan yang dihadapi petani dan pengrajin kopi, terutama terkait konsistensi kemasan, strategi promosi, serta jangkauan pasar yang masih terbatas di skala lokal.
Mendorong Digitalisasi dan Penguatan Branding Kopi Baros
Kunjungan ke UMKM Kopi ini menjadi bahan pijakan berharga bagi Kelompok 30 KKN Universitas Al-Ghifari dalam mempersiapkan program utama pemberdayaan ekonomi desa yang akan diintensifkan pada minggu berikutnya.
Dari hasil observasi dan diskusi bersama pemilik usaha, diketahui bahwa aspek branding produk kopi lokal Kp. Pakusorok sudah berjalan baik. Oleh karena itu, Kelompok 30 KKN Universitas Al-Ghifari memfokuskan program pendampingan pada peningkatan skala usaha melalui:
-
Pengurusan NIB (Nomor Induk Berusaha): Membantu proses pendaftaran legalitas usaha secara online agar UMKM Kopi memiliki izin resmi dari pemerintah.
-
Pembuatan Website Resmi UMKM: Membangun website profil dan katalog online guna memperluas jangkauan pemasaran kopi ke luar wilayah Desa Baros serta memudahkan integrasi pemesanan pelanggan
Dengan branding yang sudah kuat, sentuhan legalitas NIB dan keberadaan website resmi akan menjadi kombinasi lengkap untuk membawa produk Kopi Kp. Pakusorok naik kelas," ungkap perwakilan Kelompok 30 KKN Universitas Al-Ghifari.
"Komoditas kopi dari Kp. Pakusorok ini memiliki potensi besar untuk menembus pasar yang lebih luas. Melalui sentuhan digitalisasi dan perbaikan branding yang akan kami dampingi, kami optimistis produk lokal Desa Baros ini dapat lebih dikenal dan meningkatkan perekonomian warga," ungkap perwakilan Kelompok 30 KKN Universitas Al-Ghifari.
Penutup Pekan Pertama yang Produktif
Dengan terlaksananya kunjungan ke UMKM Kopi ini, Kelompok 30 KKN Universitas Al-Ghifari menutup rangkaian kegiatan minggu pertama dengan catatan data yang solid. Seluruh temuan lapangan ini akan menjadi bahan evaluasi internal tim untuk memantapkan pelaksanaan program kerja pemberdayaan ekonomi dan literasi digital pada minggu ke-2.