Kunjungan Sekaligus Membantu Kegiatan Posyandu dan kunjungan ke UMKM di RW 8 Kp. Pakusorok

Foto
Barawidya (30)
22 July 2026  •  Dilihat 28 kali

DESA BAROS, 15 JULI 2026 – Memasuki hari ketiga masa pengabdian, mahasiswa Kelompok 30 KKN Tematik Berdampak Universitas Al-Ghifari melangsungkan serangkaian kegiatan lapangan yang berfokus pada dua sektor vital masyarakat: kesehatan ibu-anak dan pemberdayaan ekonomi lokal pada Rabu, 15 Juli 2026.

Pendampingan dan Pelayanan Kegiatan Posyandu

Agenda mengawali hari dengan kunjungan tim KKN Kelompok 30 Universitas Al-Ghifari ke pos pelayanan terpadu (Posyandu) setempat. Dalam kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya memantau, tetapi juga ikut berpartisipasi aktif membantu para kader posyandu dalam melayani warga.

Bentuk pendampingan yang dilakukan meliputi:

  • Administrasi dan Registrasi: Membantu pencatatan kehadiran ibu hamil, bayi, dan balita.

  • Pemeriksaan Tumbuh Tumbuh Anak: Dampingan dalam proses penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta lingkar kepala anak.

  • Pembagian Makanan Tambahan (PMT): Membantu penyaluran asupan gizi tambahan bagi balita untuk mendukung pencegahan stunting di Desa Baros.

Keterlibatan mahasiswa Universitas Al-Ghifari mendapat sambutan hangat dari para kader posyandu dan ibu-ibu warga setempat, karena kehadiran tim turut memperlancar alur pelayanan posyandu pagi tersebut.

Eksplorasi Potensi UMKM Kuliner Tradisional di RW 8 Kp. Pakusorok

Usai membantu kegiatan posyandu, tim KKN Kelompok 30 melanjutkan aksi lapangannya menuju RW 8 Kampung Pakusorok, Desa Baros. Agenda ini difokuskan untuk mengunjungi langsung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khas daerah setempat, yaitu produsen olahan makanan tradisional Ulen dan Cireng.

Dalam kunjungan UMKM ini, mahasiswa melakukan beberapa hal:

  • Observasi Proses Produksi: Melihat secara langsung tahapan pembuatan ulen dan cireng mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengolahan tradisional yang mempertahankan cita rasa khas.

  • Diskusi Pemetaan Usaha: Berdialog dengan pemilik usaha mengenai kapasitas produksi harian, jangkauan pemasaran saat ini, serta kendala yang dihadapi dalam mengembangkan bisnis.

  • Identifikasi Potensi Digitalisasi: Mengumpulkan data awal untuk rencana program kerja pendampingan UMKM (seperti perancangan branding, identifikasi lokasi di Google Maps, serta pembuatan katalog digital).

"Kombinasi antara pelayanan kesehatan warga di Posyandu dan pengembangan potensi ekonomi seperti UMKM Ulen dan Cireng ini adalah wujud nyata kepedulian kami. Kami ingin memastikan kehadiran KKN Universitas Al-Ghifari memberikan manfaat langsung, baik bagi gizi masyarakat maupun penguatan ekonomi warga Kp. Pakusorok," ungkap perwakilan Kelompok 30 KKN.

Rangkaian kegiatan pada hari Rabu ini semakin memperkokoh kesiapan Kelompok 30 Universitas Al-Ghifari dalam mengeksekusi program kerja utama yang telah direncanakan selama satu bulan pengabdian di Desa Baros.

Dokumentasi Foto