KKN Sauyunan 38 Kunjungi UMKM Pisang Sale Gulung, Produk Lokal yang Libatkan Warga dan Tembus Pasar

Foto
SAUYUNAN 38 (38)
29 July 2026  •  Dilihat 23 kali

Bumiwangi, Ciparay — Mahasiswa KKN Tematik Berdampak Kelompok Sauyunan 38 Universitas Al-Ghifari melakukan kunjungan dan wawancara ke UMKM Pisang Sale Gulung milik Ibu Widarti yang berlokasi di RT 06 RW 12 Desa Bumiwangi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mengenali potensi UMKM desa sekaligus menggali informasi mengenai proses produksi, pemasaran, serta tantangan yang dihadapi pelaku usaha sebagai dasar penyusunan program pendampingan KKN.

Memberdayakan Masyarakat Melalui Usaha Rumahan

UMKM Pisang Sale Gulung telah lama beroperasi dan mulai memasarkan produknya ke berbagai toko sejak tahun 2025. Produk unggulannya berupa sumpia dengan isian sale pisang cokelat, yang menjadi salah satu camilan khas dengan cita rasa unik.

Menariknya, proses produksi usaha ini tidak hanya melibatkan keluarga pemilik, tetapi juga sekitar 10 keluarga dan warga di lingkungan RT setempat. Keterlibatan masyarakat tersebut menjadikan UMKM Pisang Sale Gulung tidak hanya berperan sebagai usaha rumahan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar melalui kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan.

Menghadirkan Cita Rasa Khas dengan Pemasaran Digital

Proses pembuatan dimulai dari penjemuran pisang selama kurang lebih tiga hari hingga mencapai tingkat kekeringan yang sesuai. Bahan baku menggunakan pisang mentah, sehingga menghasilkan perpaduan rasa asam dan manis yang menjadi ciri khas produk.

Dalam satu hari, kapasitas produksi mencapai sekitar 10 kilogram dan dapat meningkat hingga 15–20 kilogram ketika permintaan pasar sedang tinggi. Produk dipasarkan melalui berbagai saluran, mulai dari pengepul hingga toko-toko, dengan harga berkisar Rp11.000–Rp12.000 per kemasan. Pemanfaatan media digital menjadi salah satu langkah yang membantu memperluas jangkauan pemasaran produk di luar lingkungan desa.

Mahasiswa KKN Mengidentifikasi Potensi dan Tantangan UMKM

Melalui kegiatan wawancara, mahasiswa KKN memperoleh gambaran mengenai potensi besar yang dimiliki UMKM Pisang Sale Gulung, baik dari sisi kualitas produk maupun kontribusinya dalam memberdayakan masyarakat sekitar. Di sisi lain, pemilik usaha juga menyampaikan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan pasokan pisang sebagai bahan baku akibat adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang memengaruhi ketersediaan bahan di pasaran.

Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami secara langsung dinamika pengelolaan usaha mikro, mulai dari proses produksi hingga strategi pemasaran dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Melalui pendampingan yang akan dilakukan selama program KKN, Kelompok Sauyunan 38 berharap dapat berkontribusi dalam mendukung pengembangan UMKM Desa Bumiwangi agar semakin berkembang, memiliki daya saing yang lebih baik, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Dokumentasi Foto