KKN Sauyunan 38 Bangun Kedekatan dengan Warga Melalui Interaksi Sehari-hari di Desa Bumiwangi

Foto
SAUYUNAN 38 (38)
3 August 2026  •  Dilihat 15 kali

Bumiwangi, Ciparay — Selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berdampak, mahasiswa Kelompok Sauyunan 38 Universitas Al-Ghifari tidak hanya menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga aktif membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai aktivitas sehari-hari di Desa Bumiwangi. Berbagai momen sederhana, seperti berkeliling desa, berbincang dengan warga, hingga mendukung pelaku UMKM, menjadi bagian dari pengalaman berharga yang mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.

Mengenal Kehidupan Masyarakat Secara Langsung

Di sela-sela pelaksanaan program KKN, mahasiswa kerap berkeliling ke berbagai wilayah di Desa Bumiwangi untuk melihat secara langsung aktivitas masyarakat. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membeli makanan di warung lokal, membeli produk-produk UMKM, serta mengunjungi berbagai sudut desa yang menjadi pusat aktivitas warga.

Melalui kegiatan sederhana tersebut, mahasiswa dapat mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat sekaligus memberikan dukungan kepada pelaku usaha lokal dengan membeli produk yang mereka hasilkan.

Berinteraksi dengan Berbagai Kalangan Masyarakat

Selama berada di Desa Bumiwangi, mahasiswa menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga para lansia. Obrolan santai yang terjalin di berbagai kesempatan menjadi sarana untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, dan memahami kehidupan masyarakat desa dari sudut pandang yang lebih dekat.

Selain berbincang, mahasiswa juga beberapa kali membantu aktivitas masyarakat, melakukan wawancara sebagai bagian dari pengumpulan data, serta mendengarkan berbagai cerita mengenai kondisi, potensi, dan perkembangan Desa Bumiwangi.

Pengalaman Berharga Selama Pengabdian di Desa

Bagi mahasiswa KKN Sauyunan 38, interaksi sehari-hari dengan masyarakat menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan selama masa pengabdian. Kedekatan yang terjalin tidak hanya mempermudah pelaksanaan berbagai program kerja, tetapi juga memberikan pemahaman bahwa keberhasilan KKN dibangun melalui hubungan yang baik, saling menghargai, dan kepercayaan antara mahasiswa dengan masyarakat.

Melalui berbagai aktivitas tersebut, mahasiswa memperoleh banyak pembelajaran mengenai nilai gotong royong, keramahan masyarakat desa, serta pentingnya membangun komunikasi yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal yang berharga bagi mahasiswa, baik dalam dunia akademik maupun ketika nantinya terjun langsung di tengah masyarakat.

Dokumentasi Foto