Mekarwangi, 31 Juli 2026 — Dalam rangka menambah wawasan dan keterampilan di bidang pertanian dan peternakan berkelanjutan, Kelompok 11 Desa Mekarwangi melaksanakan kunjungan lapangan ke sebuah peternakan kambing dan ayam pada hari Jumat. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung proses pengolahan kotoran ternak menjadi produk yang bernilai guna, seperti pupuk organik padat, Pupuk Organik Cair (POC), pakan ternak alternatif, hingga pembuatan stemsel yang difermentasi selama satu tahun.
Dalam kunjungan tersebut, para anggota kelompok disambut langsung oleh pemilik peternakan yang dengan antusias membagikan pengalaman dan ilmunya. Peserta diajak untuk melihat secara langsung proses pengumpulan kotoran ayam dan kambing, tahapan fermentasi, hingga hasil akhir berupa pupuk yang siap digunakan untuk mendukung kesuburan tanah pertanian warga.
Salah satu materi yang menarik perhatian adalah proses pembuatan POC atau Pupuk Organik Cair, yang dinilai lebih praktis dan cepat diserap oleh tanaman dibandingkan pupuk padat. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada teknik pengolahan kotoran ternak menjadi pakan alternatif yang dapat menekan biaya produksi peternakan.
Tidak kalah menarik, kelompok juga mempelajari proses pembuatan stemsel — sebuah metode fermentasi khusus yang membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk menghasilkan produk dengan kualitas optimal. Proses yang membutuhkan kesabaran dan ketelitian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan limbah ternak secara organik memerlukan komitmen jangka panjang demi hasil yang maksimal.
Melalui kegiatan ini, Kelompok 11 berharap dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat di Desa Mekarwangi, khususnya dalam upaya menciptakan sistem pertanian dan peternakan yang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya memanfaatkan limbah ternak sebagai sumber daya yang bernilai ekonomis, bukan sekadar limbah yang dibuang begitu saja.