Memasuki hari ke-26 pelaksanaan KKN di Desa Cikitu, mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebersamaan bersama masyarakat, kegiatan keagamaan, pemberdayaan UMKM, serta penyelesaian output program kerja. Kegiatan yang dilakukan menjadi bagian dari rangkaian akhir pelaksanaan KKN sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sebelum seluruh kegiatan berakhir.
Kegiatan diawali dengan senam bersama yang dilaksanakan di depan posko. Mahasiswa mengikuti kegiatan senam bersama masyarakat dalam suasana yang santai dan menyenangkan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan dengan warga sekitar posko.
Selanjutnya, mahasiswa mengikuti pengajian rutin bersama ibu-ibu di Masjid Nurul Islam. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga berpamitan kepada ibu-ibu yang selama pelaksanaan KKN telah menjadi bagian dari berbagai kegiatan yang dilakukan di lingkungan masyarakat. Momen berpamitan berlangsung dengan penuh keakraban dan menjadi salah satu bentuk penghargaan mahasiswa atas penerimaan serta dukungan masyarakat selama kegiatan KKN.
Pada bidang pemberdayaan UMKM, mahasiswa kembali melakukan koordinasi dengan pengrajin anyaman bambu terkait proses pembuatan anyaman. Koordinasi ini dilakukan sebagai bagian dari program kerja pemberdayaan UMKM. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat memahami lebih jauh proses produksi kerajinan anyaman bambu sekaligus memastikan pelaksanaan program kerja dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Selain kegiatan di lapangan, mahasiswa juga mengerjakan output program kerja Ketahanan Digital di posko. Penyusunan output dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan di SDN Cikitu 03. Mahasiswa bersama anggota kelompok menyelesaikan dan merapikan hasil kegiatan agar dapat menjadi dokumentasi serta hasil akhir dari program kerja tersebut.
Rangkaian kegiatan pada hari ke-26 menunjukkan bahwa menjelang berakhirnya masa KKN, mahasiswa tetap aktif menjalankan kegiatan bersama masyarakat sekaligus menyelesaikan berbagai tanggung jawab program kerja. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan bagi mahasiswa, terutama dalam membangun hubungan dengan masyarakat, mengenal potensi UMKM desa, serta menyelesaikan program kerja yang telah direncanakan sejak awal pelaksanaan KKN.