DESA BAROS, 20 Juli 2026 — Kelompok KKN 30 Universitas Al-Ghifari terus menunjukkan komitmennya dalam merealisasikan program kerja berdampak bagi masyarakat. Pada Senin (20/7/2026), para mahasiswa yang mengabdi di Dusun 3 Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung merampungkan dua agenda utama yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi mikro dan pendampingan pendidikan anak.
Akselerasi Transaksi Digital untuk Warung Sembako Dusun 3
Sebagai bentuk implementasi pilar Pemberdayaan Ekonomi Desa, mahasiswa KKN Kelompok 30 mendatangi sejumlah pemilik warung sembako lokal di wilayah Dusun 3. Dalam kegiatan ini, tim memberikan edukasi serta pendampingan langsung terkait pentingnya pencatatan dan metode pembayaran modern berbasis nontunai.
Tak sekadar sosialisasi, mahasiswa juga mendampingi para pelaku usaha warung kelontong hingga berhasil membuat kode transaksi pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) berbasis aplikasi DANA.
Langkah ini diambil untuk mempermudah akses transaksi warga serta meningkatkan daya saing usaha mikro di tingkat desa melalui adopsi teknologi finansial yang praktis dan bebas biaya perawatan.
Pendampingan Belajar dan Pembentukan Karakter Santri di Madrasah Al-Ikhlas
Selain berfokus pada sektor ekonomi, Kelompok KKN 30 UAG juga menunjukkan kepeduliannya pada sektor pendidikan dan keagamaan. Pada sore harinya, para mahasiswa berbaur bersama anak-anak dan santri di Madrasah Al-Ikhlas Dusun 3.
Kegiatan mengajar dan mendampingi proses belajar ini diisi dengan bimbingan kelancaran membaca Al-Qur'an, pemahaman nilai-nilai keagamaan dasar, serta motivasi belajar. Kehadiran para mahasiswa disambut antusias oleh anak-anak madrasah yang mengikuti sesi pembelajaran dengan penuh semangat.
Melalui sinergi antara digitalisasi ekonomi UMKM dan pendampingan edukasi keagamaan ini, Kelompok KKN 30 Universitas Al-Ghifari berharap kehadiran mereka di Desa Baros dapat memberikan manfaat yang nyata, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.