Bawa Program Unggulan, Kelompok 22 Satya Karsa Universitas Al-Ghifari Sambangi Kantor Desa Ibun Matangkan Rencana Pengabdian

Foto
Satya Karsa (22)
22 July 2026  •  Dilihat 69 kali

IBUN, KABUPATEN BANDUNG — Mengawali langkah pengabdian masyarakat dalam agenda Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Al-Ghifari yang tergabung dalam Kelompok 22 Satya Karsa  melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus pemaparan rencana program kerja di Kantor Kepala Desa Ibun, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Kunjungan ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan visi dan agenda kerja mahasiswa dengan kebutuhan riil warga setempat.

Pertemuan strategis tersebut disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Desa Ibun. Turut hadir mendampingi para mahasiswa dalam diskusi ini antara lain Sekretaris Desa (Sekdes) Ibun, Kaur Keuangan, Kasi Kesra, Kepala Dusun (Kadus) 1, Kadus 2, Kadus 3, serta Ketua RW 09 Desa Ibun.

Sinergi Lintas Sektor untuk Pemberdayaan Desa

Diskusi yang berlangsung interaktif ini berfokus pada pemetaan potensi serta tantangan yang ada di wilayah Desa Ibun. Jajaran perangkat desa memberikan apresiasi atas inisiatif dan kesiapan Kelompok 22 Satya Karsa Universitas Al-Ghifari yang membawa berbagai gagasan inovatif di bidang ekonomi, kesehatan, teknologi, hingga pariwisata.

Dukungan penuh dari para kepala dusun dan tokoh masyarakat RW 09 mempertegas komitmen bersama untuk mengawal keberhasilan setiap program agar memberikan dampak yang berkelanjutan bagi warga.

Empat Pilar Program Kerja Utama Kelompok 22 Satya Karsa

Dalam pemaparannya, Kelompok 22 Satya Karsa merumuskan empat fokus agenda kerja utama yang siap diimplementasikan di Desa Ibun:

  1. Pengembangan & Branding UMKM Lokal: Memberikan pendampingan intensif bagi pelaku usaha lokal, khususnya dalam meningkatkan daya saing produk keripik kirinting khas RW 09 Desa Ibun serta optimalisasi potensi budi daya lobster air tawar di wilayah setempat.

  2. Edukasi & Pelayanan Kesehatan Masyarakat: Menghadirkan program edukasi kesehatan berupa penyuluhan penggunaan antibiotik yang bijak dan aman, yang dipelopori langsung oleh mahasiswa dari Program Studi Farmasi Universitas Al-Ghifari.

  3. Akselerasi Digitalisasi Layanan Desa: Menggelar kegiatan sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan aplikasi BDS kepada masyarakat guna mendukung kemudahan akses serta efisiensi tata kelola layanan berbasis digital.

  4. Reaktivasi Media & Promosi Wisata Daerah: Menghidupkan kembali serta mengoptimalkan saluran podcast milik Desa Ibun yang telah ada. Kanal ini dirancang sebagai media promosi digital yang interaktif untuk mengenalkan berbagai potensi unggulan desa, mulai dari destinasi wisata alam Curug Madi hingga produk-produk UMKM lokal ke masyarakat yang lebih luas.

Mewujudkan Pengabdian yang Berdampak Nyata

Melalui kolaborasi erat antara mahasiswa Universitas Al-Ghifari, perangkat desa, dan tokoh masyarakat ini, Kelompok 22 Satya Karsa berharap seluruh rangkaian program kerja yang direncanakan dapat berjalan lancar. Langkah awal ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mendorong kemandirian ekonomi, peningkatan kualitas kesehatan, serta penguatan potensi pariwisata di Desa Ibun.